Thursday, September 25, 2014

Androgyny: Perfect in imperfection

"We  are androgynous, not only because we are all born of a woman impregnated by the seed of a man but because each of us, helplessly and forever contains the other- male in female, female in male, white in black and black in white. We are part of each other. Many of my countrymen appear to find this fact exceedingly inconvenient and even unfair, and s, very often do I. But none of us can do anything about it." -James Baldwin




 

erikalinderfanpage.tumblr.com

Kata apa yang terlintas dalam benak Anda saat melihat foto ini?
ganteng, cakep, keren mungkin adalah beberapa di antaranya.   

Tapi jika Anda menjawab seperti itu, Anda tertipu!
Orang yang ada dalam foto ini adalah seorang wanita bernama Erika Linder yang berprofesi sebagai model androgini.


Apa itu androgini?

Kata androgini berarti seseorang yang dapat memadukan sifat maskulin dan feminin dalam dirinya. 

Apa perbedaan androgini dan transgender?
Untuk orang awam, mungkin mereka dianggap aneh, tidak normal dan entah apapun sebutan negatif lainnya, tapi perlu diingat sifat (peran) ini hanya mereka tunjukkan dalam pekerjaan mereka, sedangkan dalam kehidupan sehari-hari mereka tetap berpenampilan seperti gender asli (bawaan) mereka tanpa melakukan operasi untuk mengubah gender.


Model androgini

Dalam industri fashion, model androgini bukanlah suatu hal yang aneh. Keberadaan mereka justru mempermudah para desainer untuk mempergunakan jasa mereka untuk berjalan di runway karena gender mereka yang fleksibel.

Bagi mereka yang androgini, mereka dilahirkan dengan beberapa ciri khusus:
1. Model androgini yang bergender bawaan pria
Biasanya tinggi, memiliki otot yang kecil, berambut panjang (tapi saat ini banyak juga bermunculan model androgini berambut pendek), memiliki pipi yang tirus, pinggul kecil dan berwajah cantik (dan atau perpaduan tampan dan cantik).

2. Model androgini yang bergender bawaan wanita
Memiliki postur badan yang tinggi, memiliki payudara kecil, memiliki pipi tirus, dan berwajah cantik (dan atau perpaduan tampan dan cantik).


Model androgini yang bergender bawaan pria tentu akan lebih mendapat tantangan yang luar biasa dalam menjaga penampilan fisik mereka agar tetap terlihat seperti wanita dan (atau pria). Seperti yang dilakukan teman saya, model androgini pertama di Indonesia, Darell Ferhostan. Dia pernah mengatakan harus melakukan diet (terutama tidak makan di malam hari) atau hanya memakan sepotong roti tanpa diberi tambahan apapun. 

Berikut adalah beberapa model androgini yang menghiasi runway dalam fashion show desainer kelas dunia:

Beberapa model androgini yang terkenal:



  • Andrej Pejic - Andreja Pejic
Jika menyebut istilah model androgini, satu nama yang akan muncul pertama kali dalam benak para pecinta fashion adalah Andrej Pejic. Lahir tanggal 28 Agustus 1991 berdarah Serbia-Bosnia, Pejic dilahirkan sebagai seorang pria. Kemunculan perdananya tahun 2011 saat menjadi bagian dalam fashion show Jean Paul Gaultier di Paris Fashion Week. Gaultier memberikan kepercayaan kepadanya untuk memamerkan busana wanita dan pria sekaligus.


instagram:  andrejapejic


Namun, pada bulan Juli 2014 lalu dia memutuskan untuk menjadi wanita seutuhnya melalui operasi dan mengubah namanya menjadi Andreja Pejic. Dia menyebutkan hal ini sebagai sebuah evolusi dan bukan transformasi.  

Sekilas di runway tidak ada perubahan dalam sosoknya, dia tetaplah Andrej(a) Pejic yang tetap memesona hanya dalam "kemasan" sehari-hari yang berbeda. Paris Fashion Week 2015 adalah terakhir kalinya Pejic akan memeragakan busana ready-to-wear rancangan Gaultier setelah sang desainer memutuskan untuk tidak mendesain untuk lini busana ready-to-wear lagi.


instagram:  andrejapejic




  •  Stas Fedyanin
Salah satu model androgini yang sering dibandingkan dengan Pejic adalah Stanyslas Fedyanin (Stas Fedyanin). Seorang model berkebangsaan Rusia yang tahun ini baru berumur 18 tahun. Dia dilahirkan sebagai pria. Namun, pada akhirnya dia memutuskan untuk menjadi seorang wanita dan melakukan  operasi.


instagram: stas_fedyanin

Dalam akun instagram miliknya terlihat dia lebih sering menunjukkan bagian payudaranya yang berisi. Menunjukkan bahwa dia kini telah berubah menjadi seorang wanita. 



instagram: stas_fedyanin

  • Beck Holladay
Berbeda dengan model androgini pada umumnya, Holladay tidak memiliki postur badan yang tinggi, tidak kurus, dan berrambut panjang. Rambut pendeknya yang diberi aksen wave membuatnya sekilas terlihat sebagai seorang wanita yang boyish.

instagram:  mickeypancake





  • Pat Dudek
Namanya mungkin belum terlalu familier di telingan para pecinta fashion karena kariernya baru saja dimulai. Berbeda dengan model androgini pria yang memiliki wajah 'halus', wajah Pat cenderung didominasi oleh karakter maskulinnya.

instagram: dudekpat


  • Erika Linder
Dilahirkan sebagai seorang wanita berkebangsaan Swedia, Erika adalah model wanita pertama yang muncul dalam iklan produk pria. Salah satu fotonya yang masih diingat oleh banyak orang adalah saat dia dan Pejic foto bersama. Pejic (yang waktu itu masih pria) dalam sesi foto berperan sebagai wanita, sedangkan Erika (yang adalah wanita) dalam sesi foto berperan sebagai pria.


instagram: richiephoenix




unique.dk




  • Ari Fitz
Tidak banyak memang model androgini yang berkulit gelap dan sukses di industri fashion dunia, Ari Fitz membuktikan bahwa dia adalah salah satunya. Dengan warna kulit gelap rambutnya yang khas membuatnya terlihat semakin menonjol di antara model androgini lainnya. Wanita yang mengambil jurusan Fisika di Berkeley ini juga tertarik pada bidang film. Dia bahkan menulis dan menyutradarai sendiri semua film pendeknya: The Anniversary, Gastronomi, dan Open Call.


instagram: itsarifitz



  •  Jana Knauerova


Wanita kelahiran Ceko, 16 Maret 1989 ini adalah model androgini yang sedang naik daun di industri fashion dunia. Wajahnya beberapa kali menghiasi sampul majalah Vogue (Tiongkok, Rusia, dan Jerman)  bahkan pada tahun 2011 dia terpilih menjadi salah satu model Versace.



  •  Elliot Sailor
instagram: elliottsailors

Perjalanan karier Elliot Sailor cukup unik karena awalnya dia adalah seorang model yang memeragakan baju-baju untuk wanita. Namun, akhirnya dia memutuskan untuk menjadi model yang memeragakan baju-baju pria seperti yang dilansir dari vogue.uk.com.

It was 2011 when I first saw pictures of Andre Pejic, and I immediately thought,'' I could do that.' I tried a few shoots with my long blonde hair, like Andre, modelling menswear and it just didn't work. I wrapped my breasts and didn't pose as you would for womenswear, but stylists and make-up artists still saw me as a woman - and the make-up was all wrong, shading my face to make me more manly - so I knew I had to cut my hair. "

Pada tahun 2011, ketika saya pertama kali melihat foto Andrej(a) Pejic, saya langsung berpikir 'Saya juga bisa melakukan hal yang sama.' Saya mencoba melakukan beberapa kali pemotretan dengan rambut pirang panjang, seperti yang dilakukan Andrej (Andreja Pejic), mencoba memakai pakaian pria dan tidak berhasil. Saya tutupi payudara dan berpose seperti yang dilakukan saat memakai pakaian wanita, tetapi beberapa pengarah gaya dan make up artist tetap melihat saya sebagai seorang wanita-- dan make up yang digunakan juga tidak tepat, shading yang diaplikasikan ke wajah saya justru semakin membuat saya terlihat sebagai pria-- saat itulah saya tahu harus memotong rambut saya.



  •  Darell Ferhostan
Setelah berkenalan dengan para model androgini luar, kini saatnya berkenalan dengan model androgini di negeri sendiri. Indonesia juga tidak kalah dengan negara lain. Darell Ferhostan adalah model androgini pertama di Indonesia. Di sela-sela kesibukannya sebagai seorang model, Darell berhasil menyelesaikan studinya pada jurusan Teknik Perminyakan pada salah satu Perguruan Tinggi (lagi-lagi ini bukti kalau para model tidak melupakan bidang pendidikan). Beberapa kali dia dipercaya untuk memeragakan busana di Jakarta Fashion Week, Indonesia Fashion Week, dan lain-lain.

instagram:  darellferhostan

Foto diambil saat pameran foto Rio Surya Prasetia 13 Februari 2014 lalu berjudul "Collection Vol: 00 - Thank You".


Keempat orang ini sedang berperan sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di industri fashion dunia, Anna Wintour.Namun, ada dua pria dalam foto ini: Darell ferhostan (paling kirin) dan sang fashion fotografer ternama Indonesia. Rio Prasetia (ketiga dari kiri). 





Bergaya androgini

Dari segi fashion, gaya androgini dapat kita gunakan sehari-hari (atau bahkan tanpa kita sadari, kita sudah pernah berbusana dengan gaya androgini). Dalam hal ini, wanita lebih diuntungkan jika ingin bergaya androgini. Caranya mudah cukup mengenakan boyfriend  jeans, blazer dan (atau topi fedora) Anda sudah bisa berpenampilan androgini. Pilihan lain adalah dengan mengenakan tight jeans dengan bomber jacket.







"Androgyny is not trying to manage the relationship between the opposites: it is simply flowing between them." - June Singer

     

Wednesday, September 24, 2014

Vivienne Westwood say "Yes" to Scotland Referendum in London Fashion Week 2015


"I'm not trying to do something different, I'm trying to do same thing but in a different way"-Vivienne Westwood


Referendum Skotlandia yang baru saja berakhir kemarin (19 September 2014) menjadi perhatian dunia selama beberapa pekan, termasuk juga bagi salah satu desainer ikonik asal  Inggris , Vievienne Westwood. 

Westwood yang identik dengan pola-pola unik dan gaya retro punk ini dikenal juga sebagai feminis dan aktivis lingkungan hidup yang selalu vokal dalam mengeluarkan pendapat. Sebagai seorang desainer, tidak jarang pendapat atau kampanye yang dia usung muncul di beberapa fashion shownya seperti saat fashion show-nya pada tahun 1990-an di mana salah satu model membuka bajunya sehingga memperlihatkan payudara mereka.

Bagi sebagian orang mungkin hal ini termasuk pornoaksi (tidak bisa disalahkan jika ada yang berpendapat seperti itu.Semua memiliki interpretasi sendiri terhadap sesuatu yang dilihat) Tapi Westwood memiliki alasan tersendiri mengapa dia membiarkan modelnya membuka baju. Tidak lain hal ini dilakukan sebagai kampanye dukungannya terhadap kanker payudara agar setiap perempuan lebih waspada terhadap penyakit ini.


Di London Fashion Week (LFW) 2015, Westwood pun menyatakan pendapatnya dalam setiap desain yang dia buat. Di runway setiap model berjalan dengan mengenakan rancangannya dan mengenakan sebuah pin bundar berwarna biru dengan tulisan "YES" di akhir acara, ketika melakukan final bow pun Westwood tidak ketinggalan mengenakan pin tersebut dan mengangkatnya.


Sebelum fashion show berlangsung, di backstage Westwood mengenakan bendera Skotlandia dan memamerkan pin "YES" seperti yang dikutip dari www.time.com . Westwood juga meninggalkan sebuah catatan mengapa dia memilih "YES" dalam referendum Skotlandia yang dia letakkan di setiap kuri tamu undangan yang menghadiri acaranya.



http://time.com/3377567/vivienne-westwood-backs-scottish-independence-at-london-fashion-week/
Sumber: time.com


Invitation yang diberikan kepada para tamu undangan pun masih berisi pesan politiknya. www.theguardian.com bahkan mengkategorikannya sebagai salah satu show invitation terbaik di London Fashion Week.



http://www.theguardian.com/fashion/gallery/2014/sep/13/london-fashion-week-springsummer-2015-the-best-show-invites?index=1
Sumber: guardian.com

Dari Westwood kita bisa belajar bagaimana untuk selalu tetap peduli dan tidak takut menyuarakan pendapat kita dan berbuat nyata untuk membantu sesama melalui karya-karyanya.

"We have the choice to become more cultivated and therefore more human – or by muddling along as usual we shall remain the destructive and self-destroying animal, the victim of our own cleverness." – from her Active Resistance to Propaganda manifesto. Vievenne Westwood


Tuesday, September 23, 2014

My Favorite NYFW show: Alexander Wang & Jeremy Scott

"The ingredients are simple: they have to be high, they have to be chic, they have to finish at the ankle, and they have to have the wow factor" -Alexander Wang

Faktor "wow" itulah yang memang menjadi ciri khas desain seorang Alexander Wang. Desainer kelahiran tahun 1983 ini memang selalu berhasil menampilkan koleksi yang wow (inovatif) menjadikannya sebagai salah satu barometer  di industri ini.



Secara pribadi, show Alex memang selalu yang saya nantikan setiap pagelaran New York Fahion Week (NYFW) walaupun saya hanya melihatnya melalui youtube atau tayangan Fashion Tv atau Fashion One.

Salah satu hal (dari banyak hal) yang saya sukai dari rancangannya (dan shownya) adalah semua koleksi yang ditunjukkan sangat weareable mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki: headpiece, eyewear, dress( jacket, blazer, etc.) handbag (clucth, etc) dan footwear. Semuanya unik, semuanya inovatif, dan semuanya seperti yang sudah disebutkan tadi sangat wearable.

Di acara NYFW tahun ini, Alexander Wang menampilkan koleksinya yang terinspirasi dari sneakers. Beberapa warna neon digunakan dalam koleksi ini. Salah satu hal yang menarik perhatian saya adalah footwear yang dipilih. Lihatlah betapa uniknya aneka footwear dan hand bag ini.



www.vogue.com






Selain Alexander Wang, koleksi Jeremy Scott pada NYFW juga menjadi salah satu favorit saya. Jeremy Scott yang dikenal dengan rancangannya yang eklektik, quirky, dan playful ini membuat sebuah kejutan dengan melakukan kolaborasi dengan  Miley Cyrus yang akhir-akhir ini dikenal dengan sikap pemberontak dan nakalnya.

Uniknya, kali ini Jeremy Scott berhasil membawa sifat Miley tersebut ke jalur yang benar. Dengan memberikan kesempatan bagi Miley untuk mendesain aksesori yang digunakan pada koleksi Jeremy Scott kali ini.

Bagaimana hasilnya?
Sebuah koleksi unik yang playful dilengkapi dengan berbagai aksesori unik (tidak menyangka Miley bisa membuat desain aksesori seperti ini) berhasil memukau para penonton NYFW.
This is the most playful colaboration eva!


www.vogue.co.uk

Fashion Pop Art

"The pop artists did images that anybody walking down broadway could recognize in second--comics, picnic tables, men's trousers, celebrities, shower curtains, refrigerators, coke bottles--all the great modern things that the abstract expressionists tried so hard not to notice at all." - Andy Warhol



Few days ago, Jeremy Scott for Moschino launched the capsule collection from fall 2014 collection. If you still remember this collection was so unique (as his signature) We can see McDonald logo, spongebob square pants and other popular art.



Allow me to remind you what is pop art.
Popular art or pop art is a movement that emerged in mid 1950-s in Britain and in late 1950-s in the United State.


Pop art is an art to combine fine art with the popular culture (paper, news, magazine, comic, etc) .Andy Warhol was American artist who was a leading figure in pop art. His famous work such as Campbell's soup can, the iconic portrait of Maryln Monroe, Jackie Kennedy, and many more.

www.sportgirl.co.au


And now, we can see the pop art in fashion industry. Some of fashion designers picked up these trend modified them for use in their designs.

1.  Jean-Charles de Castelbajac in Paris Fashion Week 2009


www.hufftingtonpost.com







2. Tom Ford

www.dailymail.co.uk





3. Philip Colbert

www.therodnikband.com


4. Moschino Fall 2014 collection in Milan Fashion Week

www.vogue.com






www.vogue.com

www.vogue.com


"Pop art is for everyone." -Andy Warhol